terasa damai…
dunia milik kita berdua aja…
terasa damai…
dunia milik kita berdua aja…
Di manakah cinta?
Apabila cinta bermain akrobat di belakangku…
Bila cinta bersembunyi di balik selimut palsu
Bila wajahnya pun bersembunyi di balik topeng
Sehingga belaian hanyalah sebuah bayangan semu Read the rest of this entry »
MENJELANG hari H, Nania masih saja sulit mengungkapkan alasan kenapa dia mau menikah dengan lelaki itu. Baru setelah menengok ke belakang, hari-hari yang dilalui, gadis cantik itu sadar, keheranan yang terjadi bukan semata miliknya, melainkan menjadi milik banyak orang; Papa dan Mama, kakak-kakak, tetangga, dan teman-teman Nania. Mereka ternyata sama herannya. “Kenapa?” tanya mereka di hari Nania mengantarkan surat undangan.
Saat itu teman-teman baik Nania sedang duduk di kantin menikmati hari-hari sidang yang baru saja berlalu. Suasana sore di kampus sepi. Berpasang-pasang mata tertuju pada gadis itu. Tiba-tiba saja pipi Nania bersemu merah, lalu matanya berpijar bagaikan lampu neon limabelas watt. Hatinya sibuk merangkai kata-kata yang barangkali beterbangan di otak melebihi kapasitas. Mulut Nania terbuka. Semua menunggu. Tapi tak ada apapun yang keluar dari sana. Ia hanya menarik nafas, mencoba bicara dan menyadari, dia tak punya kata-kata! Dulu gadis berwajah indo itu mengira punya banyak jawaban, alasan detil dan spesifik, kenapa bersedia menikah dengan laki-laki itu. Tapi kejadian di kampus adalah kali kedua Nania yang pintar berbicara mendadak gagap. Yang pertama terjadi tiga bulan lalu saat Nania menyampaikan keinginan Rafli untuk melamarnya. Arisan keluarga Nania dianggap momen yang tepat karena semua berkumpul, bahkan hingga generasi ketiga, sebab kakak-kakaknya yang sudah berkeluarga membawa serta buntut mereka.
“Kamu pasti bercanda!” Read the rest of this entry »
Kamu bener nggak selingkuh?”
“Iya, bener.”
“Berani sumpah?”
“Iya, sumpah.”
“Berani mandul?”
“Iya, berani.”
Kata demi kata ditulisnya
Ungkapan rasa di hatinya
Rasa yang rumit adanya
Inilah sang pujangga cinta
Mengobati setiap luka dengan cinta
Tapi membukanya juga dengan cinta
sang PECUNDANG
Akhirnya aku kembali ke tempat ini. Aku tidak bisa menahan perasaanku untuk tidak menemuinya lagi. Aku hanya ingin melihatnya dari jarak yang agak jauh, dari tempat yang agak terlindung. Dari balik malam, dengan leluasa aku bisa melihatnya tertawa dan tersenyum –tawa dan senyum yang dibuat-buat– di hadapan para tamu.
banyak teman-temanku bertanya, “apa cita-citamu???”
dengan singkat aku jawab, “guru!!!” entah apa yang mereka pikirkan sehingga jawaban singkatku itu mengundang tawa mereka…
tapi…
“guru??? mau jadi guru di mana??? dengan gaji berapa??? untuk apa buang-buang uang buatkuliah jika ujung-ujungnya hanya akan menjadi guru tanggung yang gajinya kecil??? bukannya malah tidak sebanding dengan apa yang sudah dikrbankan untuk kuliah???” lantang nya… Read the rest of this entry »
Saya yakin, segala hal yang terjadi di dunia ini bukan tanpa arti…
segalanya akan berjalan dengan maksud dari Tuhan yang masih tersembunyi… Read the rest of this entry »
your face like a sky…
your face very beautiful…
you look like a moon in the sky…
i found love but you always trace… Read the rest of this entry »
Mungkin terlalu aneh bin nyelenneh jika kita mendengar kalimat “HANTU KEHIDUPAN”…
tapi jika kita telaah dari kalimat itu, hantu kehidupan dapat kita artikan sebagai hal yang menjadi beban pikiran kita dan menjadi masalah dalam hidup ini… Read the rest of this entry »